Ketemu lagi di postingan soal jalan-jalan!!! Kali ini gue ke Seoul bareng sepupu gue, Anggi, selama 6 hari 5 malam. Sebenernya berangkatnya tanggal 24 Mei 2018 dari Jakarta dan pulang 30 Mei 2018 pagi dari Incheon Airport. Cuma karena landing-nya 25 Mei, jadi dihitung 6 hari aja yes!
Untuk liburan kali ini, kami nggak menggunakan jasa travel tapi modal nekat jalan-jalan sendiri. Beruntung kami menemukan informasi soal Discover Seoul Pass, yaitu kartu yang dikeluarkan Seoul Tourism Organization dan Seoul Metropolitan Government untuk membantu wisatawan asing menikmati kota Seoul. Ada 34 tempat wisata yang dapat wisatawan masuki secara gratis menggunakan DSP ini dan 30 tempat wisata lain yang memberikan diskon tiket masuk menggunakan kartu ini. Selain itu, kartu ini juga memberikan 1 kali gratis AREX alias kereta bandara express dari Incheon Airport ke Seoul Station atau sebaliknya, dan juga berfungsi sebagai T-money card yaitu kartu pembayaran untuk naik kereta, bis, taksi selama di Seoul. Untuk fungsi terakhir, kartu harus diisi dulu di stasiun kereta terdekat. Kartu DSP ini terdiri dari 3 waktu penggunaan berbeda, yaitu: 24 jam seharga 39.900 Won, 48 jam seharga 55.000 Won, dan (yang terbaru) 72 jam seharga 70.000 Won. Waktu ini bukan dihitung per hari sejak kartu kita dapatkan tapi per jam sejak kartu kita gunakan untuk pembelian tiket wisata pertama. Nanti akan gue jelasin lebih lanjut.
Waktu gue dan Anggi beli kartu ini, belum ada yang 72 jam, jadi kami beli yang 48 jam di Klook, supaya dapet diskon. Di Klook, tersedia peta tempat-tempat wisata yang ter-cover DSP, sangat membantu buat nyusun itinerary untuk melihat tempat mana aja yang letaknya deketan. Kalau lihat peta, kebanyakan tempat wisata klasik berlokasi di daerah Jongno-Gu sedangkan beberapa agak jauh di Apgujeong-Gangnam. Oleh karena itu, gue dan Anggi pun memilih tempat menginap untuk 2 malam pertama (hari penggunaan DSP) di daerah Jongno-Gu. Sisanya, kami pindah ke daerah universitas Ewha, tapi akan gue ceritain di pos berikutnya karena pos ini fokus bercerita tentang penggunaan Discover Seoul Pass.
Ketika membeli DSP di Klook, pembeli akan diminta memilih tempat pengambilan kartu. Karena kami bakal mendarat di Incheon melalui Terminal 1 (kami naik Singapore Airlines yang mendarat di Terminal 1), maka kami memilih tempat pengambilan di Terminal 1. Hari pengambilan harus diisi dengan tepat pada saat pembelian kartu. Oiyaa... ngomong-ngomong, jika kalian mengalami kebingungan terkait DSP, kalian bisa tanya-tanya ke Customer Service di website Discover Seoul Pass lho. Klik aja tanda speech bubble di kanan bawah, Customer Service bakal langsung membalas kita dan menerangkan dengan rinci semuanya. Gue sempet nanya beberapa kali terkait tiket AREX dan SM Town Museum yang baruuu aja masuk ke daftar atraksi gratis di DSP tepat sebelum gue berangkat dan selalu mendapat penjelasan yang memuaskan.
Setelah beli DSP, tentu kami merancang tujuan kami dong. Jangan sampai 55.000 Won yang udah dikeluarkan nggak terpakai maksimal! Sayangnya, contekan rincian itinerary DSP yang efektif dan efisien susah ditemui walau gue udah utak-atik keyword Mbah Google. Jadi deh, gue dan Anggi ngerancang sendiri. Rancangan awal kami adalah seperti ini:
Jongmyo Shrine : 1.000 Won
Changdeokgung : 3.000 Won
Changgyeonggung : 1.000 Won
Gyeongbokgung : 3.000 Won
26 Mei 2018
Teddy Bear Museum : 10.000 Won
N Seoul Tower Observatory Deck : 10.000 Won
Grevin Museum :18.000 Won
Coex Aquarium : 28.000 Won
SM Town Museum : 18.000 Won
SM Town Theater : 15.000 Won
27 Mei 2018
MBC World : 18.000 Won
Kalau semua berjalan sesuai rencana, total pengeluaran tiket sudah 125.000 Won. Berarti kami bisa hemat 70.000 Won dengan DSP. WOW!! Semangat banget kan jadinya???? Tapi apa semua rencana bisa terlaksana? Ternyata tidak. Mwahahahah.... Mari dibaca ceritanya satu per satu.
