Pages

Senin, 10 Juni 2019

Belajar Knitting dari Youtube

Hai! Jumpa lagi setelah setengah tahun (haha!!) dengan gue. Yep, emang deh sejak laptop gue bermasalah sama baterai dan belum gue apa-apain, nasib blog ini jadi nggak jelas banget. Tapiiii.... kali ini gue mau cerita soal hobi merajut gue yang sebagian besar gue pelajari secara otodidak dari... YOUTUBE!!!! Mungkin berguna buat orang-orang yang udah penasaran pengin ngerajut tapi bingung harus belajar dari mana dan gimana cara memulainya.

Zaman sekarang, apa saja bisa dicari di internet. Belajar apa pun yang kita tertarik udah bukan lagi hal yang sulit dan bisa dilakukan secara gratis, asal kita punya koneksi internet yang lancar dan cepat. Tinggal buka google, masukkan kata kunci, dan YAP! Sederet tautan terkait hal tersebut pun sudah langsung muncul, siap kita klik. Salah satu tempat favorit gue untuk belajar adalah Youtube, karena bentuk penyampaian materinya dengan video, jadi kita bisa belajar lengkap secara visual maupun audio. Kalau kita ketinggalan langkah, tinggal rewind. Kalau kita merasa bingung dengan satu video, tinggal cari video tutorial lain. Kalau masih bingung, tinggal tanya di komentar dan nanti si pembuat video atau penonton lain yang mengerti akan membalas dan membantu kita. Salah satu yang bisa kita pelajari di sini adalah merajut dengan teknik knitting.

Knitting adalah hobi gue sejak zaman masih kuliah dulu niiih. Knitting ini beda dengan crochet ya, teman-teman. Kalau crochet menggunakan alat bernama hakpen yang ada kaitnya, maka knitting ini mengenakan dua jarum rajut dengan teknik pengerjaan memindahkan benang dari satu jarum ke jarum lainnya dan seterusnya untuk naik tingkat. Awal perkenalan gue dengan knitting dulu adalah karena gue iseng mampir ke toko rajut di mal dekat rumah. Kalau beli alat atau benang di sana, kita bisa belajar gratis dan memilih pola yang tersedia di sana. Penjaga toko akan membantu kita belajar sampai selesai satu project, biasanya dimulai dari syal dengan pola sederhana yang berguna untuk meluweskan tangan kita. Seru, tapi berubah jadi nggak seru ketika si penjaga toko yang jago knitting tiba-tiba berhenti. Dan sejak itu, ilmu gue pun stuck sebatas merajut syal sederhana....

Setelah bekerja, gue ketemu teman di kantor yang hobi knitting sekaligus punya toko online peralatan merajut. Karena kangen knitting dan lapar mata ngeliat benang-benang lucu, gue pun belanja banyak di situ. Tapi terus bingung mau ngapain. Bikin syal dengan teknik begitu-begitu aja, bosen. Lalu isenglah gue browsing Youtube dan WOWW!!!! Ternyata video tutorial knitting ini banyak banget!!

Sebelum gue membagi-bagikan referensi video Youtube yang bisa teman-teman tonton kalau teman-teman berminat belajar knitting, gue akan kasih info-info dasar untuk knitting dulu yaa... 

JARUM

Jarum knitting ini banyak modelnya, ada yang single pointed needle atau straight needle yang di satu sisi lancip tapi sisi lainnya tertutup untuk mencegah benang yang sedang dikerjakan lolos. Biasanya jenis jarum ini berguna untuk project yang cuma lurus dan nggak terlalu lebar macam syal. Ada double pointed needle, di mana dua sisi jarum lancip, biasa berguna untuk membuat rajutan yang bulat seperti topi atau kaos kaki, tapi hati-hati benangnya lolos! Lalu ada circular needle di mana di satu ujung jarumnya lancip, di ujung lainnya terdapat kabel untuk menghubungkan satu jarum dengan jarum lainnya. Menurut gue, jarum jenis circular ini paling nyaman digunakan karena bisa buat project apa aja terutama yang lurus macam syal atau selimut. Buat topi juga bisa, karena kabelnya bisa ditarik-ulur. Circular needle punya kabel yang panjangnya beragam yang bisa dipilih sesuai kebutuhan.

Jenis-jenis jarum knitting. Sumber di sini.

Tentang bahan, ada yang besi ada pula yang bambu. Gue pribadi suka bambu karena lebih kesat dan benang nggak mudah lolos. Tapi jeleknya, jarum bambu mudah patah kalau kita terlalu menekan. Untung harganya murah :P  Oiya, kalian bisa beli di toko-toko online di tok*pedia atau sho*ee yaaa untuk jarum rajut ini. Beli per set oke, tapi mungkin kalian ga butuh seluruh ukurannya. Jadi, mending tentuin dulu benang yang akan kalian gunakan dan mau bikin apa. Untuk circular needle, tentu project bikin selimut dan syal yang punya lebar berbeda membuat kalian butuh panjang cable yang berbeda.

Jumat, 14 Desember 2018

5 Penyanyi Favorit di Tahun 2018

Setelah buku favorit, kali ini gue mau bagiin 5 penyanyi favorit yang lagunya banyak gue dengerin di 2018. Kalau kalian udah baca blog ini, kalian tentu udah bisa menebak kalau gue Kpopper yaa... Dan memang, banyak lagu yang gue suka adalah lagu Kpop. Tapi tenang aja, gue nggak cuma dengerin Kpop kok... Lagu-lagu dari artis Indonesia juga banyak yang oke dan mengisi hari-hari gue selama tahun 2018--terutama selama di bis dari dan ke kantor. Daaaan... Inilah favorit gue!!!!

1. NCT

NCT adalah grup cowok terbaru dari SM Entertainment yang debut tahun 2016 dengan konsep unlimited baik dari jumlah member, sub-unit, dan juga jenis musik. Di tahun 2018, ada 4 sub-unit yang aktif, yaitu NCT 2018, NCT U, NCT 127, dan NCT Dream. Banyak kan? Iya. Bedanya apa? NCT 2018 adalah sebutan untuk seluruh member NCT yang aktif di satu tahun dan untuk tahun 2018 ini ada 18 member yang aktif. NCT U adalah unit dengan member yang bisa dibongkar-pasang sesuai genre musik yang dibawakan. NCT 127 adalah unit tetap yang aktif dan fokus ke pasar Korea Selatan dan Jepang. NCT Dream adalah unit yang terdiri dari anggota di bawah 20 tahun dengan musik yang menggambarkan usia remaja. Bingung? Makanya nggak usah dipikirin, nikmati aja! Hehehe.

Di tahun 2018, lagu-lagu NCT yang sering menemani gue adalah NCT U Taeyong & Ten - Baby Don't Stop yang seksi dan NCT Dream - We Go Up yang enerjik banget.


Video klip yang dibikin di Ukraina ini buat gue memanjakan mata sekaleeee.... Tapi cuma denger audionya juga enak karena musiknya easy listening dan perpaduan suara Ten yang lembut dan Taeyong yang gahar tuh asyik banget!


NCT Dream adalah sub-unit favorit gue karena semangat mereka dan album We Go Up punya lagu yang beneran enak-enak semua!

Kalian bisa dengar lebih banyak lagu NCT di Spotify.

2. WINNER

Winner adalah grup cowok 4 orang dari YG Entertainment yang debut di tahun 2014 dengan jumlah member 5 orang. Sayang mereka kemudian hiatus karena salah satu member sekaligus motor grup, Nam Taehyun, dikabarkan menderita gangguan psikologis dan keluar dari grup. Sisa 4 orang, Winner baru comeback di tahun 2017 dengan 4 single beraliran musik baru yang booming banget (Really Really, Fool, Island, Love Me Love Me). Di tahun 2018, mereka juga mengeluarkan full album Everyd4y dengan lagu jagoan Everyday.

Yang gue suka dari Winner adalah musik mereka yang easy listening--nggak ribet--dan suara duo vokalis, Kang Seungyoon, dan Kim Jinwoo. Suara mereka berdua kontras banget, sementara Seungyoon punya suara powerful, Jinwoo justru punya suara lembut.

Lagu favorit gue Really Really yang keluar di tahun 2017 dan Air, yang merupakan lagu kedua di album Everyd4y.


Kalian harus juga nonton live performance mereka. Dance-nya asyik banget!


Lagu Air yang bercerita tentang betapa Winner sangat menghargai kehadiran fans yang tetap tinggal di saat-saat susah mereka seperti udara ini sebenarnya terinspirasi dari air purifier yang Seung Yoon terima dari fans. Fans benar-benar jadi inspirasi banget buat mereka!

Kalian bisa dengar lebih banyak lagu Winner di Spotify.

Sabtu, 08 Desember 2018

3 Buku Favorit Gue di Tahun 2018

Tahun 2018 sebenarnya merupakan tahun yang agak menyedihkan dalam hal hobi membaca buku gue. Sepertinya, ketimbang membaca buku--baik novel maupun buku non-fiksi--gue lebih banyak membaca sosial media karena dramanya lebih rame dan plot twist-nya lebih manstab (haiyah!). Tahun ini memegang rekor jumlah bacaan terendah gue sebagaimana terdaftar di Goodreads gue (eh kalau kalian punya akun Goodreads, add friend dong! Kan lumayan, bisa berbagi rekomendasi bacaan) yaitu 15 buku saja. Paling nambah 1 nanti kalau novel yang lagi gue baca sekarang bisa gue selesaikan.

Untungnya, dari 15 buku itu, gue masih menemukan bacaan yang berkualitas dan gue rekomendasiin banget! Genre-nya beda-beda: satu adalah mistery-family-romance, satu adalah fiksi sejarah, dan satu lagi romance yang amat sangat gue pengin nonton filmnya (kalau nanti dibuat--please!). Gue harap, rekomendasi gue ini bisa menjadi pilihan teman-teman juga.

So, here we go!!!





Walau nama pengarang Indonesia banget, aslinya novel ini berbahasa Inggris karena penulis tinggal di Singapura. Cerita Rainbirds sendiri nggak ada bau-bau Indonesia-nya sama sekali, malah ber-setting di Jepang dengan suasana Jepang banget. Kalau kalian suka nonton film Jepang, pasti ngerti maksud gue. Untuk hal ini, penulis gue acungi 2 jempol!

Secara garis besar, Rainbirds bercerita tentang Ren Ishida, mahasiswa nyaris lulus, yang menyelidiki kehidupan almarhum kakak perempuannya, Keiko, yang beberapa tahun sebelumnya memutuskan untuk hidup sendiri di kota lain berpisah dari Ren dan orang tua mereka. Ketika mendapatkan kabar kalau Keiko terbunuh, Ren segera berangkat ke Akakawa. Urusan dengan polisi membuat Ren harus tinggal di kota kecil itu untuk waktu yang cukup lama. Tanpa ia sadari, Ren pun malah masuk ke kehidupan Keiko: tinggal di rumah yang pernah disewa Keiko, bekerja sebagai guru menggantikan Keiko, dan menyusuri rahasia yang disimpan Keiko.

Kenapa gue rekomendasiin buku ini? Karena menurut gue, buku ini berhasil menampilkan dinamika kakak-adik dengan sangat realistis. Lewat kenangan Ren akan Keiko, kita akan melihat betapa baiknya Keiko menjaga adiknya, tapi di sisi lain juga betapa banyaknya rahasia yang Keiko simpan demi tidak menyakiti adiknya. Intinya, buku ini akan membuat kita merenung tentang hubungan kita dengan orang-orang yang kita cintai di sekitar kita: sudahkah kita mengenal mereka cukup dekat?


Minggu, 02 Desember 2018

Opini : Udah Tua Suka Kpop? So What???

Ceritanya tanggal 17 November yang lalu gue nonton konser Winner, EVERYDAY. YAAAYY!!! Akhirnya.... gila yaa.... one of my bucket list bangettttt!!!!! Dan di Jakarta pula! Aduh paling seneng deh udah nonton konser di negara sendiri ya, berasa tuan rumah. Kalo nonton di negara lain kan berasa cuma numpang nonton doang hahaha.

Anywaaaayy.... kali ini gue nggak mau cerita soal konser itu (yang keren banget, aselik!), tapi mau cerita tentang hal menarik dan lucu yang terjadi ke gue dalam perjalanan ke Tennis Indoor Senayan, sore sebelum konser Winner itu.

Bakal gue inget sampe gue jompo sebagai salah satu konser terbaik yang gue pernah datengin. Untung gue nggak gengsian. Hahahaha!

Jadi gue Sabtu, 17 November, itu masuk kantor dulu paginya. Supaya nggak kecapean karena rumah cukup jauh, gue nginep di daerah Glodok. Jadi pulang kantor gue check in dulu di Glodok, mandi, istirahat bentar, baru naik Transjak ke GBK. Nah, dalam perjalanan, gue duduk sebelahan sama satu cowok jangkung. Awalnya dia asyik dengerin musik di smartphone-nya (anggap aja musik yaa... gue ga denger), tapi tiba-tiba dia nanya:

Dia : "Mbak, kalo ke GBK turun di halte mana?"
Gue : "Di halte GBK, nanti turun pas di depannya."
Dia : " Kalo ke JCC deket dari situ?"
Gue : "Oh kalo ke JCC sebenernya deketan lewat halte Polda, tapi halte Polda lagi renov, jadi semua turun di GBK. Paling ntar setelah masuk, kamu jalan lurus aja deket Hotel Sultan situ."

Lalu dasar gue geblek ya... Gue malah nanya lebih jauh.

Gue : "Saya juga kebetulan mau turun di GBK sih. Btw mau ke acara apa?"
Dia : "WWC. Ibu *ho'oh IBU LHOOO!!!* mau ke sana juga?"
Gue: "Oh nggak, saya mau nonton konser."
Dia : "Konser apa? Di GBK juga?"
Gue : "Nggak, di Tennis Indoor. Konser Kpop, namanya Winner."
Dia : "Kpop? Maaf ya Bu, tapi orang seumuran Ibu masih suka Kpop?"

Gue mulai yang... Serius loe nanya gitu ke orang yang baru lo kenal dan bantuin lo nyari halte turun? tapi karena muka dia polos dan gue penasaran juga, maka gue lanjut tanya dengan lempeng aja.

Gue : "Emang kenapa dengan orang seumur saya suka sama Kpop?"
Dia  : "Yaa... biasa kan itu kesukaan anak-anak muda, yang demen teriak-teriak ngeliat cowok-cowok gitu... Kalo seumur Ibu biasanya kan udah di rumah ngurus anak..."


Senin, 12 November 2018

Belanja di Watsons yang Pasti Untung Terus!!

Halo temansss.... Kali ini gue ngepos lagi bukan untuk cerita-cerita soal pengalaman jalan-jalan gue, tapi pengalaman belanja gue di WATSONS!!

Udah pada tau tentang Watsons belum? Kalau kalian ke mal-mal terutama di Jakarta, kalian bakal nemuin toko semacam supermarket khusus untuk produk kecantikan dan kesehatan dengan bentuk seperti ini:

Watsons Pondok Indah Mal 2 -- yang sering banget gue kunjungi pas pulang kantor.
Gede kan? Lha iya, wong produk yang dijual juga banyak kok!

Awal mula gue tertarik ke Watsons berawal dari sekitar satu setengah tahun yang lalu ketika gue perlu buat beli obat maag  pas gue di Pondok Indah Mal 2. Agak jauh buat ke supermarket di lantai bawah, gue iseng masuk ke Watsons dan ngeliat, ada apa aja sih di toko ini? Wah ternyata barang-barang yang dijual banyak banget, dan banyak pula diskonnya! Selain beli obat maag, gue pun akhirnya memborong beberapa sheet mask Korea juga yang kebetulan juga dijual di sini.

Nggak lama, ada promo pembuatan kartu member Watsons di salah satu aplikasi ojek online, di mana hanya dengan menukar poin yang kita dapatkan dari penggunaan aplikasi tersebut, kita bisa dapat free membership dengan benefit poin setiap kali kita belanja di Watsons dan banyak kupon voucher. Gue pun nggak menyia-nyiakan kesempatan ini dan langsung ke Watsons PIM 2 buat bikin kartu member-nya. Selagi bikin kartu, gue juga dijelasin sama mbak kasirnya bahwa Watsons ternyata juga punya online store, yaitu di https://www.watsons.co.id/ dan keanggotaan gue langsung bisa aktif untuk belanja di website itu juga. 

Kartu member gue. Masih yang lama, kalau yang sekarang ada versi BCA Flazz juga, bisa sekalian buat bayar belanjaan kita.

Sabtu, 10 November 2018

Review Hotel : Grand Mercure Jakarta Harmoni

Satu lagi hotel yang terletak di kawasan strategis Gajah Mada-Hayam Wuruk yang gue review dan gue rekomen banget: Grand Mercure Jakarta Harmoni.

cr: agoda.com

Kalau kemarin gue nginep di Hotel Harris Vertu yang deket banget ke halte Harmoni, kali ini Grand Mercure Jakarta Harmoni posisinya pas banget di sebelah halte Sawah Besar. Di sebelah Grand Mercure Jakarta Harmoni, ada juga Hotel Ibis Jakarta Harmoni (yang gedungnya ada merah-merahnya itu). 

Btw, kenapa sih gue demen banget nginep di daerah Harmoni ini? Karenaaaa... tempatnya strategis banget buat yang mau jalan-jalan di Jakarta. Misalnya hanya dengan jalur koridor 1 Transjakarta Blok M-Kota, kita udah bisa berkunjung ke: Blok M (kalo malem, coba kuliner lesehan di Blok M Square deh!), Senayan (Bisa ke FX, Plaza Senayan, Senayan City, dan Pacific Place buat kalian pencinta mal atau menikmati car free day di sepanjang Sudirman-Thamrin di hari Minggu), Monas, Museum Nasional, Glodok, dan Kota Tua. Kalo mau ke Pasar Baru tinggal ganti ke koridor 3 di Halte Harmoni. Buat orang luar Jakarta yang pengin jalan-jalan di Jakarta tanpa macet dan ribet, gue saranin kalian stay di daerah ini deh!! 

Sekarang, kita balik ke cerita soal hotel ya...

Lobi hotel yang nyaman

Hotel Grand Mercure Jakarta Harmoni adalah hotel bintang 4, maka nggak heran interiornya cukup mewah dan nyaman walau minimalis. Gue milih kamar Superior Twin Room di lantai non-smoking. O iya, hotel ini punya lantai untuk smoking juga, tapi kebanyakan non-smoking. Nuansa putih-tosca dari kamar gue langsung bikin mata seger, padahal gue sampe dalam keadaan capek karena baru pulang dari acara kantor di Dunia Fantasi, Ancol. Kamar cukup luas dengan tempat tidur nyaman, ada juga kursi dan meja kerja.



Minggu, 28 Oktober 2018

Review Hotel : Santika Premiere Beach Resort Belitung, Sijuk


Seperti yang udah gue janjiin, kali ini gue akan bercerita tentang hotel yang gue inapi selama ke Belitung bareng KGVC. Hotel Santika Premiere Beach Resort ini, buat gue adalah hotel yang sangat pas buat kalian pilih selama kalian berkunjung ke Belitung. Berikut alasannya:

1. Letaknya Strategis Banget!!

Hotel ini terletak di Sijuk, dan dekeeettt banget sama Pantai Tanjung Tinggi (tempat syuting Laskar Pelangi yang penuh batu-batu granit cantik dan hamparan pasir putih serta air lautnya yang biru keren banget buat foto-foto) serta Pantai Tanjung Kelayang (tempat mulai island hopping). Ketika udah cape island hopping dan basah-basahan, bisa sampai ke hotel dengan cepat untuk berbilas dan istirahat adalah sesuatu yang luar biasa banget!

Kalian bisa lihat di google maps. Kenyataannya, dari Pantai Tanjung Kelayang ke Hotel Santika nggak sampai 10 menit naik bis karena jalanan di sana sepi.

2. Kamar dengan Pemandangan Laut

Ini juga suatu hal yang kita cari banget kan, kalau kita berlibur ke pantai? Santika Premiere Beach Resort ini punya banyaaak kamar yang memiliki pemandangan laut. Enaknya lagi, di balkon tiap kamar ada sofanya sehingga kita bisa duduk-duduk di sana menikmati pemandangan.

Di pagi hari, air laut surut. Kalian bisa jalan-jalan di sepanjang pantai sambil berfoto-foto. Kalian juga bisa berenang dan menikmati pemandangan laut atau simply kayak gue, numpang tidur-tiduran di kursi malasnya aja. 



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...